Pada kesempatan Hari Peringatan Holocaust, Kedutaan Besar Italia di Jakarta memberikan penghormatan kepada para korban Shoah dan menghormati para penyintas, menegaskan kembali nilai memori sebagai tanggung jawab kolektif terhadap masa depan dan sebagai landasan martabat manusia, kebebasan, dan nilai-nilai demokrasi.
Dalam pesannya untuk 27 Januari, Wakil Presiden Dewan Menteri dan Menteri Luar Negeri, Yang Terhormat Antonio Tajani, mengingatkan bahwa “memori bukanlah ritual formal, melainkan tanggung jawab kolektif terhadap masa depan,” menekankan bahwa mengingat saja tidak cukup dan kewaspadaan diperlukan terhadap antisemitisme yang belum hilang dan saat ini juga menyebar secara online. Beliau lebih lanjut menekankan bahwa penangkal kebencian ini terletak pada memori, pengetahuan, dan rasa hormat—nilai-nilai yang tidak sesuai dengan segala bentuk diskriminasi dan penyangkalan sejarah.
Tidak akan pernah lagi.



